Senin, 21 Februari 2022

Musik Tradisional

    


PERTUNJUKAN MUSIK TRADISIONAL

A. Pengertian Pertunjukan Musik Tradisional

        Musik tradisional yang berkembang di Indonesia menggunakan sistem nada pentatonis dan diatonis.

👉 Musik Pentatonis adalah tangga nada yang terdiri atas 5 (lima) nada pokok. Tangga nada Pentatonis bisa disebut tangga nada slendro dan pelog.
Tangga nada slendro memiliki interval atau jarak nada satu dengan yang lain cenderung sama (tidak sama persis jika diukur dengan frekuensi meter)

Tangga nada pelog  memiliki interval atau jarak nada yang berbeda-beda antara nada satu dengan lainnya.

👉 Musik Diatonis adalah tangga nada yang terdiri atas 7 (tujuh) buah nada pokok. Interval atau jarak nada antara satu dengan yang lainnya berbeda-beda yaitu dua interval nada berjarak pendek dan lima interval nada berjarak panjang. 

 B. Musik Tradisional sebagai Iringan Tari

        Musik tradisional sebagai iringan tari menandakan bahwa musik tradisional tersebut diciptakan atau diaransemen secara khusus untuk keperluan sebuah tarian tertentu. Sebagai pengiring tari, musik tradisional memiliki fungsi ;
  1. Pengatur Gerak tari
 Ornamentasi melodi atau pola melodi pada musik digunakan sebagai pedoman hitungan dan perubahan berbagai macam gerak tari. Pola permainan melodi berbasis pada hitungan 1 - 8 yang digunakan sebagai hitungan dalam gerak tari. Pada iringan musik tradisional dikenal istilah "mungkus" yang memiliki arti setiap detail gerakan tari diselaraskan dengan pola tabuhan yang detail pula, sehingga rangkaian gerka tari seolah-olah sangat menyatu dengan musik pengiring.
Contohnya alat musik kendhang menjadi musik pengiring dalam tari Jaipong yang dianggap   sebagai akar dari tari ini karena irama kendhang menuntun penari untuk bergerka secara seirama. Oleh karena itu pemain kendhang harus mahir menyesuaikan gerak penari agar senantiasa harmonis dengan irama kendhang yang dimainkan.


     2. Penegas Gerak Tari

Penegas dalam konteks ini adalah memberikan perbedaan gerak tari satu dengan gerak tari yang lainnya. Contoh tarinya dalah Tari Payung dari Minangkabau dan gerak Tari Merak dari Sunda.

  


    3. Pembentuk Karakter Tarian

Musik dapat membentuk karakter tari tertentu dalam sebuah tari tradisi karena pengaruh corak melodi yang digunakan. Karakter yang tercermin dalam tari tradisi dapat dibedakan menjadi karakter agung atau gagah, sedih, dinamis, heroik, tenang, lincah dan lucu. Contohnya pada tari yang berkarakter sedih dibutuhkan iringan musik dengan corak melodi yang melodi bernuansa sedih, sedangkan untuk tari berkarakter gembira dibutuhkan iringan musik bercorak melodi yang bernuansa gembira.

C. Musik Tradisional dalam Teater

       Secara sederhana ciri sebuah teater adalah memiliki konflik atau masalah yang disampaikan dalam pertunjukan, maka dari itu musik ini dikenal dengan istilah ilustrasi, Fungsi ilustrasi dalam pertunjukan teater antara lain sebagai berikut ;
  1. Memberikan Latar Belakang 

Penggunaan musik pada latar belakang budaya misalnya pada pertunjukan Malin Kundang, untuk menguatkan bahwa adegan tersebut menggambarkan keadaan di daerah Minangkabau, dilantunkan lagu-lagu yang berasal dari Minangkabau, sehingga tanpa diberitahukan penonton sudah mengerti bahwa adegan tersebut menggambarkan suasana Minangkabau.

      2.  Memberikan Warna Psikologis

Musik memberikan penekanan pada adegan yang sedang diperankan dalam pertunjukan teater , hal tersebut bertujuan agar adegan tersebut menjadi lebih kuat, tajam dan mampu menunjukkan kesan psikologis, terutama pada adegan-adegan bernuansa sedih, gembira, kacau, marah atau terkejut. Contohnya musik yang dilantunkan ketika adegan menangis harus bernuansa sedih dan mendayu-dayu sehingga mampu membuat penonton seolah-olah turut merasakan kesedihan pemain teater.

     3. Memberikan Penguatan pada Alur Cerita

Sebagai ilustrasi musik harus memberikan ilustrasi disetiap adegan, yang semakin lama semakin menyatu dengan kuat sehingga penonton dapat lebih mudah memahami alur cerita yang dipentaskan. Contohnya pemain teater memerankan adegan seorang yang sedang berada diambang kematian kemudian diebrikan ilustrasi musik suara detakan senmakin kuat dan berakhir dengan entakan keras.

     4. Memberikan Penekanan

         Mengilustrasikan adegan orang tersambar petir dengan hentakan keras alat musik         tertentu misalkan bedug atau perkusi. 

     5. Musik Pembuka 

        Musik yang dimainkan sebagai introduksi atau pembuka untuk menarik perhatian           penonton. Oleh karena itu pemilihan musik sebagai pembuka harus bernuansa kuat         dan mampu menarik perhatian penonton.

    6. Musik Selingan

       Dalam sebuah pementasan Teater terdiri dari beberapa adegan atau babak. Disetiap         pergantian adegan atau babak dibuatkan musik untuk menandakan pergantian atau         pembentuk suasana baru. Musik selingan juga berfungsi sebagai pengisi waktu agar        suasana tidak menjadi sunyi saat penata setting mempersiapkan properti untuk            adegan selanjutnya.

SEMANGAT dan SELAMAT BELAJAR

 

😊


SMK Tunas Bangsa Tawangsari, 21 Februari 2022 

9 komentar:

Anonim mengatakan...

Pertanyaan: Apakah busana dan aksesoris tari bisa menjadi pembentuk karakter tari? Terimakasih (Angelina Dinda Mustika)

Unknown mengatakan...

apa saja fungsi musik tradisional sebagai pengiring tari? (AnditaR)

Unknown mengatakan...

Disini saya akan menjawab pertanyaan dari AnditaR.
Sebagai pengiring tari, musik tradisional memiliki fungsi:
1. Pengatur gerak tari
2. Penegas gerak tari
3. Pembentuk karakter tarian
(Meli Dwi Astuti)

Anonim mengatakan...

Apakah Disetiap pergantian adegan atau babak dibuatkan musik untuk menandakan pergantian suasana baru? (Yeza Putra f)

Anonim mengatakan...

Ada berapa fungsi musik tradisional?
Sebutkan dan jelaskan fungsinya.
(Lativah Laela Putri).

Unknown mengatakan...

Saya akan menjawab pertanyaan dari (Lativah Laela putri).
1.Pembentuk Karakter Tarian

Musik dapat membentuk karakter tari tertentu dalam sebuah tari tradisi karena pengaruh corak melodi yang digunakan.

2.Penegas Gerak Tari

Penegas dalam konteks ini adalah memberikan perbedaan gerak tari satu dengan gerak tari yang lainnya.

3.Pengatur Gerak tari

Ornamentasi melodi atau pola melodi pada musik digunakan sebagai pedoman hitungan dan perubahan berbagai macam gerak tari.
(Dani dahlan)

Unknown mengatakan...

Disini saya akan menjawab pertanyaan dari Yeza Putra f.
Dalam sebuah pementasan Teater terdiri dari beberapa adegan atau babak. Disetiap pergantian adegan atau babak dibuatkan musik untuk menandakan pergantian atau pembentuk suasana baru. Musik selingan juga berfungsi sebagai pengisi waktu agar suasana tidak menjadi sunyi saat penata setting mempersiapkan properti untuk adegan selanjutnya.
(Risqi Akbar Ikhwanudin).

Unknown mengatakan...

Apa saja fungsi ilustrasi dalam pertunjukan teater ?
(Dani dahlan)

Unknown mengatakan...

Blogger Unknown berkata...
Saya di sini akan menjawab pertanyaan dari Dani dahlan
1. Memberikan latar belakang
2. Memberikan warna psikologis
3. Memberikan penguatan pada alur cerita
4. Memberikan penekanan
5. Musik pembuka
6. Musik selingan

(SATRIA NUGROHO)

MODUL 3.1 PENGAMBILAN KEPUTUSAN sebagai PEMIMPIN PEMBELAJARAN - KONEKSI ANTAR MATERI

  1. Bagaimana pandangan Ki Hajar Dewantara dengan filosofi Pratap Triloka memiliki  pengaruh terhadap bagaimana sebuah pengambilan keputusa...